Pusi"Konotasi Cinta

Daun
Derai matamu yang begitu anggun

Jelas sekali mataku belangah

Melihat senyummu yang indah

Menembakan peluru
Menembus dimensi hatiku

Tatapanmu berhasil celik di dalam diriku
Walau ku tahu kau masih tetap saja kaku
Tiap rayuan yang ku lontarkan

Seakan tak mempan

Entah apa yang ada di benak mu
Mungkin kau tak suka padaku
Beri aku sedikit waktu

Agar ku bisa membuatmu
Menjadi bunga di hatiku
Secercah harapan dari ku semua semu
Bagimu aku hanyalah sampah di
kehidupanmu

Aku ini tak ada guna
Aku ini tak bisa apa apa
Aku ini hanyalah manusia setengah sempurna

Bahkan jauh dari analisis sempurna

Diksi yang ku tuangkan saat dialeg denganmu
Tak pernah kau tangkap
Sengaja kau biarkan

Bagiku semua sikapmu tetap ku suka

Aku telah jatuh hati padamu sejak lama
Bahkan sejak sebelum Adam dan hawa diturunkan ke bumi

Menyesali adalah kata yang paling cicik
tapi tetap saja datang dalam diriku
Mencintai adalah hal yang indah
Tapi mengapa itu sulit
Diterima oleh dia

Menyanyangi adalah sebatas konotasi itu hanyalah  mimpi seorang pria yang jatuh hati kepada seorang wanita

Untukmu aku berjuang
Untukmu aku bertahan
Untukmu aku rela ditendang
Untukmu aku rela dipermalukan
Demi sebuah kata yang namanya "cinta"


Komentar